BRAINSTORMING

· CREATIVE THINKING
Penulis

BRAINSTORMING

Brainstorming diperkenalkan oleh Alex Osborn Faickney, pendiri dari Creative Education Foundation. Brainstorming – diperkenalkan melalui sebuah buku berjudul “Applied Imagination” tahun 1953.Dasar Brainstorming adalah menghasilkan ide-ide dalam situasi kelompok berdasarkan prinsip menangguhkan penilaian – suatu prinsip yang penelitian ilmiah telah terbukti sangat produktif dalam upaya individu maupun sebagai usaha kelompok

Pengertian :

  • Adalah tehnik yang dirancang untuk menghasilkan sejumlah besar gagasan untuk solusi suatu masalah (is a group creativity technique designed to generate a large number of ideas for the solution of a problem –Wikipedia.com)
  • Salah satu alat pengambilan keputusan yang digunakan/diterapkan pada sekelompok orang (grup), yang didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjaring ide atau pendapat menggunakan teknik-teknik iteratif.(Modul Course Content Dev.Food Quality Assurance Course Global Dev Learning Network)

Tujuan Brainstorming:

Tujuan penggunaan brainstorming adalah untuk menjaring sebanyak mungkin ide-ide alternatif yang dapat dipertimbangkan guna pengambilan keputusan.

Kalau dilihat dari akar katanya brain (otak) dan storm (badai) adalah proses untuk mendapatkan ide yang tak terduga, unik, dan tak terpikirkan sebagainya.

Aturan Dasar Brainstorming

Ada aturan dasar dalam brainstorming. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi hambatan sosial antara anggota kelompok, merangsang generasi ide, dan meningkatkan kreativitas secara keseluruhan kelompok. Aturan tersebut dapat disebutkan juga sebagai langkah – langkah dalam melaksanakan sebuah brainstorming yaitu :

  1. Tentukan tempat /ruangan yang nyaman untuk acara brainstorming
  2. Agenda acara yang akan dibahas dibagikan sebelum meeting dimulai
  3. Catat/rekam kegiatan brainstorming agar hasilnya dapat dilihat oleh semua hadirin , bisa   dengan flipchart, whiteboard atau LCD dan komputer
  4. Mempersiapkan Team leader dan notulis yang cakap dalam memimpin meeting
  5. Fokus pada kuantitas : Peraturan ini merupakan sarana meningkatkan produksi ide/gagasan yang berbeda,yang bertujuan untuk memfasilitasi pemecahan masalah melalui the maxim quantity breedsquality. Asumsinya adalah bahwa semakin besar jumlah ide yang dihasilkan, semakin besar kesempatan menghasilkan solusi yang efektif dan radikal.
  6. Menahan kritik : Dalam brainstorming, kritik ide yang dihasilkan harus diletakkan ‘ditahan’. Sebaliknya,peserta harus fokus pada memperluas atau menambahkan ide-ide.
  7. Ajukan ide-ide yang tidak biasa : Untuk mendapatkan daftar panjang yang baik dan ide-ide, perlu didorongadanya gagasan yang tidak biasa.
  8. Catatan ide diperlihatkan kepada seluruh peserta pada saat ide itu dilontarkan.
  9. Gabungkan dan sempurnakan ide : ide yang baik dapat digabungkan untuk membentuk suatu gagasan yang lebih baik.
  10. Memberi kesempatan kepada peserta yang mengalami hambatan untuk            mengemukakan ide-idenya pada kesempatan khusus.
  11. Kembangkan antusiasme semua orang yang hadir. Ajak semua orang untuk mengungkapkan setiap pendapatnya, termasuk bahkan orang pendiam yang ada dikelompok
  12. Lakukan rencana aksi untuk merealisasikan ide/gagasan tersebut.

Beberapa hal diatas merupakan informasi tentang brainstorming yang efektif dapat dilakukan di suatu pertemuan.

Kesimpulan :

Brainstorming adalah metode populer interaksi kelompok baik dalam pengaturan pendidikan dan bisnis. Meskipun tidak memberikan keuntungan yang terukur dalam output kreatif, brainstorming konvensional merupakan latihan menyenangkan yang biasanya diterima dengan baik oleh peserta.

Referensi :
  1. http://www.wikipedia.com/brainstorming
  2. http://www.mizan-poenya.co.cc
  3. http://myblog4famouser.com
  4. Modul Course Content Dev.Food Quality Assurance Course Global Dev Learning Network
  5. http://www.mycoted.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: